Pipa bypass bagian dalam
kata kunci: Elemen pertukaran panas
Kategori:
Deskripsi produk
Pipa bypass bagian dalam
1. Pendahuluan
1.1. Tujuan
Pipa pengangkut untuk mengalirkan bahan berbentuk bubuk dari tangki pengirim ke bin penyimpanan merupakan peralatan kunci dari sistem pengangkutan pneumatik bypass internal. Pipa bypass internal terdiri atas pipa pengangkut utama dan pipa bypass internal. Pada jarak tertentu di sepanjang pipa internal tersebut terdapat bukaan-bukaan yang dirancang khusus, sehingga udara bertekanan dan bahan yang akan diangkut dapat bergerak secara kontinu dan stabil dengan kecepatan rendah dalam pipa, dengan rasio pencampuran yang tinggi, dan kemudian disalurkan ke bin penyimpanan.
1.2. Makna model
DF-**-##
DF -- Model
**--------Diameter (mm)
##---------Panjang (mm)
1.3. Fitur struktural
Pipa bypass bagian dalam terdiri atas pipa luar, pipa dalam, sekat pembukaan pipa dalam, flensa, dan tanda penempatan. Pipa dalam dilengkapi dengan papan pemisah drainase dan peredam untuk mewujudkan aliran abu terbang yang turbulen melalui pengaturan diri pada jalur pengangkutan.
1.4. Prinsip kerja
Udara pengangkutan mengalir melalui pipa pengangkutan utama dan pipa bypass bagian dalam secara bersamaan. Lubang yang dirancang khusus pada pipa bypass bagian dalam menciptakan aliran turbulen di sepanjang pipa pengangkutan utama. Dalam keadaan turbulen ini, abu terbang terakumulasi dan terbagi menjadi beberapa segmen material. Segmen-segmen material tersebut terus-menerus terbagi, dipindahkan, dan ditiupkan untuk mengangkut material ke arah depan. Pipa bypass bagian dalam ini berbeda dari sistem pengangkutan pneumatik bertekanan positif konvensional dalam mekanisme pengangkatannya. Sistem ini mengubah pengangkutan suspensi menjadi pengangkutan dengan tekanan statis, sehingga konsentrasi pengangkutan dapat mencapai lebih dari satu kali lipat dibandingkan dengan sistem pengangkutan bertekanan positif dengan satu pipa konvensional. Kecepatan pengangkutan rendah dan pipa tidak mudah tersumbat. Dengan demikian, kondisi kerja yang biasanya ditandai oleh konsentrasi rendah, laju alir tinggi, tingkat keausan yang besar, kemudahan penyumbatan pipa, serta konsumsi energi yang tinggi pada pengangkutan bertekanan positif konvensional dapat diubah, sehingga mampu menyelesaikan masalah pengangkutan fase padat dengan kapasitas tinggi dan densitas tinggi. Skema ideal untuk material abrasif ini mencerminkan tingkat teknologi penghilangan abu yang maju.
2. Parameter teknis utama
Lihat Tabel 26-1 untuk parameter teknis utama dari pipa pengiriman bypass bagian dalam.
Tabel 26-1 parameter teknis utama dari pipa bypass bagian dalam
| Parameter | Spesifikasi | |||||||
| DN100 | DN125 | DN150 | DN175 | DN200 | DN250 | DN300 | DN350 | |
| Tekanan kerja (MPa) | 1 | |||||||
| Bahan pipa | Pipa baja mulus canai panas | |||||||
| Diameter luar pipa (mm) | 114 | 140 | 168 | 194 | 219 | 273 | 325 | 377 |
| Ketebalan dinding pipa (mm) | 6 | 6 | 6 | 7 | 7 | 8 | 8 | 10 |
| Berat (kg/m) | 23 | 28 | 33 | 40 | 46 | 60 | 80 | 117 |
| Formulir koneksi | Flensa standar PN1.0 atau bentuk pengelasan langsung | |||||||
| Panjang (m) | Panjang standar adalah 2, 4, dan 6 (dapat juga dibuat sesuai permintaan) | |||||||
3. Metode seleksi
Dengan desain sistem, penentuan dilakukan berdasarkan kapasitas output sistem pengangkutan, jarak pengangkutan, serta perhitungan dan pemilihan densitas material. Pengukur tekanan dan transmitter tekanan ditentukan sesuai dengan spesifikasi sistem.
4. Lingkup pasokan dan persyaratan pesanan
4.1. Lingkup pasokan
Pipa bypass internal umumnya disediakan dalam satu set lengkap bersama peralatan lain dari sistem, dan keseluruhan pipa tersebut disediakan tanpa suku cadang.
4.2. Persyaratan pesanan
Dalam desain sistem, posisi pemasangan dan tata letak pipa harus ditunjukkan pada saat pemesanan.
Produk terkait
Pesan Online