PUSAT PRODUK
Timor-Leste Panel dinding air boiler
Kategori:
Deskripsi Produk
Panel Dinding Air Ketel
Panel dinding air ketel umumnya disusun mengelilingi tungku untuk menerima panas radiasi dari nyala api dan gas buang. Pada dinding air yang terpapar pada kedua sisi, dinding air tersebut ditempatkan di bagian tengah tungku.
1. Klasifikasi dinding air
Boiler drum: dinding air merupakan permukaan pemanas penguapan;
Setelah melewati boiler: karena tidak terdapat drum, tidak terdapat batas yang jelas antara bagian penguapan dan bagian pemanasan lanjutan. Dinding air digunakan di luar permukaan pemanasan penguapan, dan sebagian darinya digunakan untuk pemanasan awal serta pemanasan lanjutan.
2. Fungsi dinding air
2.1. Perlindungan dinding tungku
Setelah dinding air dipasang pada dinding tungku, suhu dinding bagian dalam tungku menurun, dinding tungku terlindungi, dan struktur dinding tungku menjadi lebih sederhana.
2.2. Permukaan pemanas penguapan
Menerima panas radiasi suhu tinggi dari tungku untuk membuat air dalam tabung menyerap panas dan menguap.
2.3. Hindari pembentukan terak
Dinding air menyerap sejumlah besar panas radiasi, menurunkan suhu gas buang, mengurangi kandungan abu dalam gas buang di dinding tungku hingga berada di bawah suhu pelunakan, serta mencegah terjadinya penumpukan terak pada dinding tungku dan permukaan pemanas.
3. Struktur dinding air
3.1. Dinding air tabung halus
Dinding air yang halus terdiri dari pipa baja tanpa sambungan yang halus, yang umumnya disusun secara vertikal dekat dengan dinding bagian dalam dinding tungku;
Ujung atas dinding air dihubungkan dengan drum atau header atas, sedangkan ujung bawahnya dihubungkan dengan header bawah.
3.2. Dinding air tipe pin
Banyak pin berbentuk silinder dilas pada bagian luar tabung dinding air untuk membentuk dinding air tipe pin. Pin tersebut dapat memastikan bahwa refraktori bijih krom terhubung dengan kuat pada dinding air.
Fungsi: permukaan dinding air tipe pin dilapisi dengan bahan tahan api untuk mengurangi penyerapan panas oleh dinding air, sehingga suhu tinggi dapat dipertahankan secara lokal.
Aplikasi: digunakan pada sabuk pembakaran boiler batu bara bubuk dengan pembuangan terak padat, kolam terak pada boiler batu bara bubuk dengan pembuangan terak cair, siklon pada tungku siklon, dan sebagainya.
3.3. Sabuk api (sabuk pembakaran)
Dinding air yang mengelilingi ruang bakar dilapisi dengan bahan tahan api, dan area yang dilapisi tersebut disebut sabuk api atau sabuk pembakaran.
Tujuan dari sabuk pembakaran adalah untuk meningkatkan suhu pada area pembakaran dan menciptakan kondisi yang mendukung penyalaan serta pembakaran batu bara yang sulit terbakar secara stabil. Untuk meningkatkan suhu tungku, area burner dilengkapi dengan sabuk api.
3.4. Dinding air membran
Dinding air membran dilas dengan tabung bersirip sepanjang arah memanjang untuk membentuk permukaan pemanasan yang integral, sehingga dinding tungku dikelilingi oleh seluruh membran dinding air.
Terdapat dua jenis tabung bersirip: tabung bersirip gulung dan tabung bersirip las.
3.5. Pipa terak ditempatkan pada saluran keluar
Dinding air pada saluran keluar dari tungku air dinding belakang ditipiskan dan disusun dengan 2–4 baris pipa untuk membentuk saluran gas buang, yang disebut pipa kondensasi terak.
Dinding air yang disusun secara jarang semakin mendinginkan gas buang sehingga abu terbang mengembun menjadi keadaan padat, guna mencegah pengembunan terak pada permukaan pemanas bagian belakang. Pada kondisi operasi di luar desain, terak dapat terbentuk terlebih dahulu di dalam pipa terak, yang berfungsi melindungi permukaan pemanas bagian belakang.
3.6 dinding air membran
Keuntungan utama adalah sebagai berikut
3.6.1. Kekencangan untuk mengurangi kebocoran udara;
3.6.2. Dinding harus dilindungi dengan baik, dan dinding isolasi termal dapat digunakan; Ketel dapat hidup dan mati dengan cepat dengan penyimpanan panas yang lebih sedikit;
3.6.3. Luas pemanasan radiasi diperbesar untuk menghemat baja;
3.6.4. Dinding air membran dapat diprefabrikasi dan dipasang secara terpisah untuk mengurangi beban kerja pemasangan serta mempercepat progres pemasangan;
3.6.5. Meningkatkan kekakuan pipa dan memperbaiki ketahanan terhadap ledakan pada tungku.
4. Spesifikasi utama pipa untuk panel dinding air boiler.
4.1. Bahan pipa dinding air utama: 20G, 15CrMo (15CrMoG) ,15Mo3, SA-210C(25MnG) ,SA-210A1, SA-213T12 dan seterusnya.
4.2. Spesifikasi pipa cahaya utama: ∮ 31,8 x 5, ∮ 38X6,5, ∮ 38x7,3, ∮ 60 × 5, ∮ 60X6, ∮ 60X6,5, ∮ 63,5 x 7,5 dan seterusnya
4.3. Spesifikasi utama pipa berulir perempuan: ∮ 35X6,5, ∮ 45X5,4MIN, ∮ 50,8X5,59MWT, ∮ 50,8X5,8MWT, ∮ 51X5,7MWT, ∮ 60 × 6,5, ∮ 60X7, ∮ 63,5 x 6,6 MWT, ∮ 66,7X8 dan seterusnya.
4.4. Bahan baja datar: Q235-A,20,15CrMo、12Cr1MoV
4.5. Daftar pipa yang digunakan untuk panel dinding air boiler 660 MW (sebagai referensi)
| Tanda | Rincian | OD dalam mm | Ketebalan nominal dalam mm | bahan | |
| W1 | 1 | DRUM UAP (PLAT CANGKANG) | I.R. 837,5 | 20 | SA-299 |
| 2 | DRUM UAP (PLAT TABUNG) | I.R. 835,0 | 20 | SA-299 | |
| 3 | DRUM UAP (PLAT AKHIR) | I.R. 837,5 | 20 | SA-299 | |
| W2 | PENURUNAN | 457.2 | 20.3 | SA-106C | |
| W3 | MANIFOLD INLET BCP | 711.2 | 20.3 | SA-106C | |
| W4 | PIPA INLET BCP | 558.8 | 20.3 | SA-106C | |
| W7 | PIPA OUTLET BCP | 469.9 | 20.5 | SA-106C | |
| W8 | 1 | KAPAL BAWAH TUNGKU (DEPAN) | 508 | 20.5 | SA-106C |
| 2 | HEADER BAWAH TUNGKU (BELAKANG) | 508 | 20.5 | SA-106C | |
| 3 | HEADER BAWAH (SISI) TUNGKU | 508 | 20.5 | SA-106C | |
| W9 | 1 | TABUNG DINDING DEPAN | 50.8 | 20 | SA-210C |
| 2 | TABUNG DINDING DEPAN (SENAPAN) | 50.8 | 20 | SA-210C | |
| 3 | TABUNG DINDING DEPAN (SENAPAN*LIPAT) | 50.8 | 20 | SA-210C | |
| 4 | TABUNG DINDING DEPAN | 50.8 | 20 | SA-210C | |
| 5 | TABUNG DINDING DEPAN (PIECE Y) | 54 | 20 | SA-210C | |
| W10 | 1 | TABUNG DINDING BELAKANG | 50.8 | 20 | SA-210C |
| 2 | TABUNG DINDING BELAKANG (SENAPAN) | 50.8 | 20 | SA-210C | |
| 3 | TABUNG DINDING BELAKANG (SENAPAN*BELOK) | 50.8 | 20 | SA-210C | |
| W11 | TABUNG GANTUNGAN DINDING BELAKANG (SENAPAN) | 57.1 | 20 | SA-210C | |
| W12 | TABUNG HIDUNG DINDING BELAKANG (SENAPAN) | 57.1 | 20 | SA-210C | |
| W13 | TABUNG DINDING BAWAH LALUAN | 57.1 | 20 | SA-210C | |
| W14 | TABUNG LAYAR DINDING BELAKANG | 57.1 | 20 | SA-210C | |
| W15 | TABUNG DINDING SISI LALUAN | 50.8 | 20 | SA-210C | |
| W16 | 1 | TABUNG DINDING SISI | 50.8 | 20 | SA-210C |
| 2 | TABUNG DINDING SISI | 50.8 | 20 | SA-210C | |
| 3 | TABUNG DINDING SISI (SENAPAN) | 50.8 | 20 | SA-210C | |
| 4 | TABUNG DINDING SISI (SENAPAN*BENGKOK) | 50.8 | 20 | SA-210C | |
| 5 | TABUNG DINDING SISI (PIECE Y) | 54 | 20 | SA-210C | |
| W17 | KAPAL ATAS DINDING DEPAN | 219.1 | 20 | SA-106C | |
| W18 | KONEKTOR KELUAR PENGGANTUNG DINDING BELAKANG | 219.1 | 20 | SA-106C | |
| W19 | KONEKTOR KELUAR LAYAR DINDING BELAKANG | 219.1 | 20 | SA-106C | |
| W20 | KEPALA OUTLET DINDING SISI LALUAN | 219.1 | 20 | SA-106C | |
| W21 | PIPAP PADA DINDING SAMPING BAGIAN ATAS | 219.1 | 20 | SA-106C | |
| W22 | PIPAPENINGKAT DINDING DEPAN | 168.3 | 20 | SA-106C | |
| W23 | PENINGKAT GANTUNGAN DINDING BELAKANG PIPA | 168.3 | 20 | SA-106C | |
| W24 | Pipa peninggi layar dinding belakang | 168.3 | 20 | SA-106C | |
| W25 | Pipa naik dinding samping lorong | 168.3 | 20 | SA-106C | |
| W26 | Pipa Naik Dinding Samping | 168.3 | 20 | SA-106C | |
: halaman berikutnya