PUSAT PRODUK
Papua Nugini Sistem troli kabel
Deskripsi Produk
1. Pengenalan produk
Katrol baja tipe CH banyak digunakan dalam penopang dan penggerakan kabel pada peralatan catu daya bergerak. Perangkat ini memiliki struktur yang kokoh, gerakan yang fleksibel, serta tingkat keamanan dan keandalan yang tinggi.
Katrol tipe CH terdiri dari tiga bagian: katrol penggerak traksi, katrol kabel, dan blok terminal. Katrol traksi mengikuti perangkat panduan kabel mekanis yang bergerak (traksi), dan setiap mesin bergerak dilengkapi dengan satu unit, yang bergerak bolak-balik seiring dengan pergerakan mesin tersebut. Kereta kabel tengah menopang kabel di dalam rentang jalur balok-I dan bergerak bersama katrol traksi. Kedua ujungnya dilengkapi dengan bumper penyangga. Jumlah blok tergantung pada panjang lintasan gerak. Blok terminal dipasang tetap pada ujung rel panduan balok-I, dan umumnya satu buah untuk setiap mesin bergerak.
Rangkaian balok tersebut terbagi menjadi lima jenis: I, II, III, IV, dan V. Sebagai contoh, pengguna menggunakan baja profil I berukuran 12#, 14#, 16#, atau yang lebih besar.
Seri troli kabel CH adalah suatu bentuk konduktif yang menyuplai daya ke troli derek. Seri ini terdiri atas roda penggerak, braket, dan pelat penopang. Kabel lunak dipasang secara tetap pada pelat penopang, dan rangka traksi serta troli kabel disinkronkan untuk mewujudkan tujuan penyediaan daya bagi troli tersebut.
Katrol kabel seri CH terbagi menjadi tipe beban sedang, tipe beban berat, dan tipe beban ringan. Oleh karena itu, katrol pada troli memiliki ukuran ∮ 80, ∮ 63, dan ∮ 50, dengan kapasitas dukung ≤ 50 ∮ 150 kg. Setiap tipe tersebut kemudian dibagi lagi menjadi satu lapis, dua lapis, dan tiga lapis sesuai dengan jumlah lapisan pelat penopang. Masing-masing tipe terdiri atas tiga varian. Ujung pertama adalah mobil penarik kabel, ujung akhir adalah penggantung kabel tetap, sedangkan bagian tengahnya adalah troli kabel.
2. Petunjuk pemasangan
2.1. Setelah gantungan kawat tetap dipasang, sebuah pelat pemisah harus digantung di bagian belakang.
2.2. Sesuaikan kepala penuntun sedemikian rupa sehingga troli tidak menyentuh tepi atas dan tepi bawah lubang traksi selama seluruh pergerakan.
2.3. Panjang kabel adalah 1,2 kali panjang bentang operasi ditambah 8 meter.
2.4. Sesuaikan tali kawat traksi sehingga panjangnya lebih pendek daripada panjang kabel yang sama, dan tali kawat traksi akan mengalami tegangan selama operasi.
2.5. Apabila diameter kabel tidak sama, karet harus ditempatkan sebagai bantalan di antara penjepit kabel agar diameter luar kabel pada dasarnya sama, sehingga kabel dapat dijepit dengan baik.
2.6. Saat pemasangan kabel, keseimbangan tegangan pada tray kabel di kedua sisi harus dipertimbangkan.
2.7. Ketika katrol kabel terdiri dari dua dan tiga lapisan, persyaratannya tetap sama.
2.8. Ring penyetel ganda pada perangkat katrol merupakan ring penyetel. Apabila rel panduan tidak sesuai, letakkan ring tersebut di bagian dalam pelat tetap, sehingga lebar dan ketebalan alat ukur penyetelan diproduksi sesuai dengan spesifikasi rel panduan, yaitu I100 * 68 * 4,5, II 120 * 74 * 5, I 140 * 80 * 5, dan I160 * 88 * 6. Katrol nonstandar diproses dan diproduksi sesuai dengan gambar kerja.
3. Ukuran produk

| Model | Sebuah | sebuah | B | H | L | Saya | R | Berat kg |
| CH- Ⅰ | 170 | 72 | 195 | 110 | 145 | 110 | 50 | 2.84 |
| CH- II | 240 | 135 | 245 | 120 | 220 | 135 | 60 | 5.88 |
| CH- Ⅲ | 240 | 135 | 285 | 130 | 260 | 180 | 80 | 7.09 |
| CH- IV | 320 | 200 | 315 | 130 | 300 | 200 | 95 | 7.33 |
| CH- V | 420 | 200 | 350 | 150 | 360 | 260 | 120 | 8.35 |
: halaman berikutnya