PUSAT PRODUK
Grenada Kipas sirkulasi QXF untuk pengering Hidrogen
Kategori:
Deskripsi Produk
Kipas sirkulasi QXF untuk pengering Hidrogen
1. Kode
Q---Hydrogen
X---Circulating
F---Fan
Contoh: QXF-IIP, II---versi desain
2. Parameter teknis
2.1. Tekanan hidrogen masuk: ≤0,5 MPa.
2.2. Kapasitas pemampatan: 12 kPa (kolom air setinggi 1200 mm).
2.3. Aliran sirkulasi hidrogen: 140 Nm³/jam. (tekanan kerja 0,4 MPa)
2.4. Catu daya masukan: 2~220V 50HZ.
2.5. Konsumsi daya: 0,6 kW
2.6. Daya generator yang berlaku: 50–600 MW
2.7. Lingkungan kerja: suhu -10–50℃, kelembapan relatif ≤95%.
3. Struktur dan fungsi
Unit ini terdiri atas sebuah bejana filter pemisah minyak-hidrogen dan sebuah bejana filter pengembalian hidrogen, dengan kipas yang dipasang di dalam bejana filter pengembalian hidrogen (lihat diagram struktur). Fungsinya adalah sebagai berikut:
3.1. Fungsi penghilangan minyak
Hidrogen dari generator pertama-tama masuk ke dalam pemisah minyak–hidrogen; di dalam pemisah tersebut terdapat struktur pemisahan berbentuk siklon yang mampu membuat hidrogen berputar dengan kecepatan tinggi, sehingga uap–cair minyak dan hidrogen yang lebih berat dapat dipisahkan melalui gaya sentrifugal. Cairan minyak yang terpisah kemudian mengendap di bagian paling bawah pemisah dan dapat dibuang melalui pintu pembuangan pemisah (tingkat cairan di dalam pemisah dapat diamati melalui jendela pengamat tingkat cairan). Sejumlah kecil campuran gas minyak dan hidrogen kemudian mengalir ke atas melalui pipa gas naik yang terletak di tengah siklon pemisah, dan pipa gas naik tersebut mengarah ke luar. Sejumlah kecil campuran gas minyak dan hidrogen mengalir ke atas dari bagian tengah siklon pemisah; pada pipa gas naik ini terdapat lapisan filtrasi yang menggunakan bahan filter dengan daya adsorpsi minyak yang kuat serta mampu membersihkan diri sendiri, sehingga sekaligus dapat menyaring minyak, debu, dan kotoran lainnya yang terkandung dalam gas hidrogen. Ketika jumlah minyak dan gas yang teradsorpsi mencapai batas tertentu, minyak cair akan mengalir turun, yang secara otomatis membersihkan elemen filter dan menjadikannya bebas perawatan. Pada saat yang sama, lapisan filter ini memiliki tingkat porositas yang tinggi, sehingga hambatan anginnya sangat kecil dan hidrogen mudah melewatinya, sehingga dapat dipastikan bahwa aliran hidrogen melalui lapisan filter cukup besar. Gas hidrogen murni yang telah difilter oleh lapisan filter kemudian keluar dari wadah pemisah minyak–hidrogen dan masuk ke dalam pengering untuk dikeringkan; selanjutnya, gas hidrogen yang keluar dari pengering tersebut masuk ke dalam wadah filter pengembalian hidrogen. Fungsi utama wadah filter pengembalian hidrogen adalah mencegah debu yang dihasilkan oleh pengering akibat efek ekspansi–kontraksi termal dan abrasi akibat angin agar tidak kembali masuk ke dalam generator, sekaligus mencegah minyak yang mungkin mengalir turun sepanjang dinding pipa pengembalian hidrogen agar tidak masuk kembali ke dalam pengering. Kedua wadah tersebut dilengkapi dengan sakelar posisi untuk mendeteksi tingkat cairan; apabila tingkat minyak mencapai ketinggian tertentu, sinyal alarm akan dikeluarkan sebagai peringatan untuk melakukan pembuangan.
3.2. Fungsi sirkulasi hidrogen paksa
Terdapat kipas putar vortex bawaan yang dipasang di dalam wadah filter pengembalian hidrogen; hidrogen ditekan oleh operasi kipas tersebut, sehingga terbentuk perbedaan tekanan udara sekitar 12 kPa antara bagian hulu dan hilir kipas. Di bawah pengaruh gaya perbedaan tekanan ini, hidrogen bersirkulasi dalam jalur pipa tertutup yang menghubungkan kipas, pengering, dan generator, sehingga terbentuk siklus pengeringan gas.
4. Struktur dan dimensi
4.1 Struktur

4.2 Dimensi

: halaman berikutnya